Mengobati Kista Ovarium Secara Alami – Herbal Alami

Mengobati Kista Ovarium Secara Alami – Herbal Alami

Operasi bukanlah satu-satunya opsi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kista ovarium. Ada beberapa cara lain yang dapat Anda gunakan, salah satunya dengan memanfaatkan tanaman herbal indonesia yang kaya. Ada banyak tanaman herbal yang dapat Anda jadikan sebagai metode pengobatan kista. Berikut beberapa cara mengobati kista ovarium secara alami.

Mengobati Kista Ovarium Secara Alami dan Aman

  • Ekstrak daun sirsak

Mengobati Kista Ovarium Secara AlamiDaun sirsak sudah dikenal sebagai salah satu bahan herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit. Salah satu keluhan yang dapat ditangani adalah masalah kista.

Ada banyak senyawa aktif yang terkandung di dalam daun sirsak yang baik bagi tubuh seperti annomuricin, asam linoleat, asam gentistic, muricapentocin, dan lainnya.

  • Garam inggris

Garam InggrisMengobati Kista Ovarium Secara Alami selanjutnya adalah garam inggris memiliki nama lain garam espom. Garam jenis ini memiliki kemampuan untuk menyembuhkan kista secara alami. Bukan diminum, garam ingggris digunakan untuk berendam.

Garam yang memiliki kandungan magnesium sulfat dengan kisaran tinggi ini telah banyak digunakan untuk berendam dengan tujuan meredakan rasa pegal san sakit pada persendian. Cara ini juga ternyata cukup efektif untuk mengatasi kista dalam tubuh.

Caranya cukup mudah, Anda hanya harus mengisi bak berendam dengan air hangat, setelah itu, tambahkan garam inggris satu cangkir. Anda bisa juga menambahkan minyak melati agar memberikan aroma yang menenangkan. Gunakan untuk berendam selama kurang lebih 20 menit secara teratur.

  • Teh chamomile

Teh ChamomileTeh tidak melulu berasal dari daun teh seperti yang kita biasa minum. Ada juga jenis teh yang berasal dari chamomile yaitu sejenis herbal yang sebenarnya tidak terlalu dikenal di indonesia.

Teh chamomile menjadi salah satu Cara Mengobati Kista Ovarium Secara Alami, yang dapat dijadikan sebagai salah satu minuman herbal yang digunakan untuk menyembuhkan kista. Teh ini dipercaya sebagai bahan yang dapat membuat tubuh menjadi rileks, membuat aliran darah kembali lancar, serta memperbaiki siklus menstruasi.

Seperti halnya pembuatan teh biasa, Anda bisa menyeduh 2 sampai 3 sendok chamomile kering dengan segelas air hangat. Agar rasanya lebih nikmat dan memiliki khasiat yang lebih baik, Anda bisa menambahkan madu. Konsumsi secara teratur setiap pagi dan malam hari untuk mendapatkan perubahan yang nyata.

  • Buah naga

Buah NagaBuah naga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, buah naga juga mengandung vitamin c yang juga berperan sebagai antioksidan yang dapat menekan pertumbuhan tumor, termasuk jenis kista. Buah naga juga baik untuk menjaga daya tahan tubuh selama masa penyembuhan.

  • Kacang almond

Kacang AlmondAlmond adalah salah satu kacang yang banyak digunakan untuk camilan, sebagai topping dessert, dan berbagai makanan lainnya. Kini, muncul juga produk susu almond yang gurih dan nikmat.

Tidak hanya sedap dan banyak digunakan sebagai topping aneka dessert, kacang almond juga dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengatasi kista. Kandungan vitamin e pada almond serta kandungan antioksidannya yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan kista, mengurangi nyeri, dan mengatasi radikal bebas.

Itu tadi beberapa herbal yang dapat digunakan sebagai cara untuk mengobati kista ovarium secara alami. Bagi Anda yang ingin mencoba mengatasi kista tanpa melakukan operasi, Anda bisa memanfaatkan bahan herbal di atas sebagai salah satu cara yang digunakan untuk menyembuhkan kista.

Baca juga : 10 Cara Tradisional Mengobati Kista Yang Harus Diketahui

Namun, tetap saja, melakukan konsultasi ke dokter untuk memantau perkembangan kista dalam ovarium apakah perlu dilakukan tindakan medis baik pengobatan serta pengangkatan melalui jalur operasi atau tidak. Semoga Artikel Mengobati Kista Ovarium Secara Alami ini, bisa bermanfaat untuk Anda.

Cara Mengobati Kista Secara Alami Tanpa Operasi

Cara Mengobati Kista Secara Alami Tanpa Operasi

Cara Mengobati Kista Secara Alami Tanpa Operasi – Ada banyak jenis penyakit yang dapat menyerang wanita. Salah satunya adalah tumbuhnya tumor. Tumor atau biasa disebut dengan daging tumbuh menjadi salah satu hal yang banyak ditakuti karena memiliki potensi kanker.

Walaupun demikian, tumor sebenarnya dibagi menjadi dua macam, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kista memang masuk dalam kategori tumor yang jinak. Kista banyak ditemukan pada wanita dan tidak berbahaya. Bahkan, untuk sebagian kasus, kista dapat hilang tanpa perlakukan khusus.

Bagi Anda yang memiliki kista pada rahim Anda, operasi bukanlah satu-satunya cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kista yang muncul di rahim Anda. Ada beberapa cara alami yang dapat digunakan untuk menangani kista tanpa perlu melakukan operasi. Cara mengobati kista secara alami tanpa operasi dibahas pada ulasan kali ini.

Cara Mengobati Kista Secara Alami Tanpa Operasi dengan Herbal

Terapi untuk mengobati kista ovarium secara alami memang dapat dilakukan. Namun, hal tersebut tentunya harus memenuhi kondisi yang ada. Jika kista sudah berkembang besar dan membahayakan hidup pasien, tentunya tindakan medis juga perlu dilakukan. Lalu, bagaimana cara mengobati kista secara alami tanpa operasi? Berikut beberapa cara diantaranya.

  • Dengan konsumsi umbi bit

Cara Mengobati Kista Secara Alami Tanpa OperasiBanyak yang berkata bahwa bit adalah buah, nyatanya, bit merupakan salah satu jenis umbi yang memiliki kandungan air yang tinggi seperti halnya bengkuang. Bit mungkin asing bagi sebagian masyarakat indonesia karena memang umbi satu ini jarang ditemukan.

Beberapa kawasan sentra hortikultura biasanya menanam umbi satu ini. Karena jarang ditemukan dan memiliki manfaat yang tinggi, harga bit di pasaran biasanya cukup mahal. Jika Anda membelah bit, Anda akan menemukan daging umbi berwarna merah pekat.

Salah satu kandungan dalam umbi bit ini adalah antioksidan dengan jumlah yang cukup tinggi. Perlu Anda tahu bahwa antioksidan merupakan zat yang dapat menekan pertumbuhan sel tumor termasuk di dalamnya kista. Jika kista masih dalam tahap awal pertumbuhan, mengonsumsi bit secara teratur dapat menekan dan menghambat pertumbuhannya.

  • Mengonsumsi herbal mahkota dewa

Mahkota DewaMahkota dewa emang sudah dikenal sebagai salah satu obat herbal yang mujarab. Hal ini tidak lain tidak bukan karena kandungan mahkota dewa yang sangat baik bagi kesehatan dan pemulihan diri.

Flavonoid serta polifenol pada mahkota dewa memiliki banyak manfaat baik bagi tubuh termasuk di dalamnya menghambat pertumbuhan sel tumor. Meminum air rebusan daging buah mahkota dewa dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi kista.

  • Kulit manggis

Kulit manggisKulit manggis yang memiliki warna merah ini mengandung antosianin yang juga termasuk salah satu antioksidan.

Seperti halnya antioksidan yang terkandung di dalam buah bit, antosianin juga akan bekerja menekan pertumbuhan kista sehingga kista tidak membesar dan bisa jadi mengerut kemudian hilang.

Ada beberapa obat herbal lain yang dapat dikonsumsi seperti teh camomile, daun sirsak, dan sebagainya. Cara mengobati kista secara alami tanpa operasi di atas dapat dilakukan selama kondisi kesehatan tidak memburuk. Seperti yang kita tahu, kista bukanlah suatu tumor yang ganas, hanya dalam kasus spesial saja, kista dapat menjadi pemicu kanker.

Baca juga: 10 Cara Tradisional Mengobati Kista Yang Harus Diketahui

Cara Mengobati Kista Secara Alami Tanpa Operasi – Beberapa kasus kista yang tumbuh juga dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Namun, jika keadaan dan kondisi kesehatan memburuk, konsultasi dengan dokter dan mengambil tindakan medis seperti operasi mungkin akan lebih bijaksana. Penanganan medis juga tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi kista serta tingkat keparahannya.

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi – Herbal Alami

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi – Herbal Alami

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi – Kista kerap menjadi penyakit yang bayak mengancam para wanita. Kista kerap muncul pada ovarium wanita dan dapat berdampak buruk bagi kesehatan serta fertilitas. Kista ovarium berbentuk kantong yang di dalamnya berisi cairan dan muncul di dalam ovarium.

Ovarium sendiri memegang peranan penting dalam hal fertilitas pada wanita. Jika organ ini terganggu, maka akan membahayakan kesehatan organ seksual wanita dan bahkan dapat menyebabkan infertilitas. Ovarium akan menghasilkan sel telur yang siap dibuahi setiap bulannya, dan akan luruh jika tidak dibuahi dalam jangka waktu tertentu yang membuat wanita mengalami datang bulan.

Gangguan organ satu ini yang paling umum ditemukan adalah kemunculan kista. Ulasan kali ini membahas mengenai gejala, penyebab, serta cara mengobati kista ovarium tanpa operasi.

Apa Gejala Penyakit Kista Ovarium?

Gejala Penyakit Kista OvariumHal pertama yang kita bahas adalah mengenai gejala yang akan muncul saat wanita memiliki kista di ovariumnya. Kista merupakan salah satu gangguan pada ovarium wanita yang sering dijumpai.

Beberapa gangguan kista pada ovarium bahkan dapat sembuh dengan sendirinya pada beberapa bulan tanpa melakukan pengobatan serius. Namun, ada juga kista yang memiliki ukuran yang besar atau pecah di dalam ovarium sehingga memiliki potensi bahaya yang tinggi.

Pada saat ini, penanganan yang tepat sesuai petunjuk dokter perlu dilakukan. Gejala yag paling utama adalah terjadinya pendarahan yang tidak wajar atau memiliki jumlah yang lebih banyak saat sedang menstruasi.

Hal yang perlu diwaspadai adalah saat seorang wanita memiliki kondisi menstruasi yang tidak teratur, kerap nyeri haid yang tidak tertahankan, sulit mendapatkan keturunan, sulit buang air, dan kerap merasa nyeri saat melakukan hubungan seksual. Anda bisa konsultasi ke dokter saat Anda mengalami gejala tersebut agar penanganan dapat dilakukan lebih dini.

Apa Penyebab Penyakit Kista Ovarium?

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa OperasiKista terbagi menjadi beberapa jenis, adapun jenis utamanya ada dua yaitu kista fungsional dan patologis. Kista fungsional terbentuk saat siklus menstruasi dan tidak berbahaya. Kista patologis adalah kista yang tidak ada hubungannya dengan menstruasi.

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi – Tumbuhnya kista jenis ini disebabkan karena adanya pertumbuhan sel tidak normal. Sedikit dari kasus munculnya kista jenis ini memiliki sifat kanker. Ada 2 jenis kista patologis, yaitu kista dermoid dan kista adenoma. Kista dermoid secara umum memiliki sifat yang tidak ganas namun, dapat tumbuh sampai ukuran yang cukup besar yaitu kisaran 20 cm.

Untuk menghilangkannya, perlu pengangkatan melalui operasi. Kista adenoma dapat dibagi menjadi dua, yaitu adenoma serosa yang memiliki ukuran kecil namun dapat berakibat fatal jika pecah, dan adenoma mukosa yang dapat membesar sampai 35 cm serta sebagian besar tidak ganas.

Bagaimana Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi?

Cara mengobati kista ovarium ini sangat mungkin dilakukan jika pasien memiliki jenis kista yang tidak berbahaya. Hal ini karena secara umum, sebenarnya kista dapat hilang dengan sendirinya tanpa perlu ditangani secara khusus. Beberapa kisat bahkan tidak perlu ditangani secara medis terutama jika tidak memiliki gejala dan ukurannya yang kecil.

Cara Mengobati Kista Ovarium Tanpa Operasi – Walaupun demikian, pemantauan yang dilakukan secara rutin harus tetap dilakukan sebagai tindakan pencegahan dan persiapan penanganan jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca juga : 10 Cara Tradisional Mengobati Kista Yang Harus Diketahui

Perlu Anda tahu bahwa wanita yang sudah mengalami menopause akan memiliki risiko terserang kanker ovarium yang lebih tinggi, sehingga, jika muncul kista saat pasien sudah mengalami menopause, pemantauan berkala akan sangat penting untuk dilakukan.

Cara Mengobati Kista Ovarium Secara Alami Dengan Bahan Disekitar

Cara Mengobati Kista Ovarium Secara Alami Dengan Bahan Disekitar

Pengobatan kista selama ini dilakukan dengan cara medis seperti prosedur bedah. Namun di samping cara tersebut, masih ada lagi cara lain yang bisa dilakukan. Di antaranya adalah cara mengobati kista ovarium secara alami.

Siapa sangka, bahan-bahan di sekitar kita dapat dimanfaatkan untuk mengobati kista dengan aman dan terjangkau. Mulai dari minyak jarak, cuka sari apel, buah bit sampai dengan teh chamomile. Berikut adalah penjelasannya satu per satu.

Aneka Cara Mengobati Kista Ovarium Secara Alami

1. Minyak Jarak
Minyak JarakMengompres perut dengan minyak jarak termasuk dalam salah satu cara tradisional mengobati kista. Akan tetapi, penting untuk diperhatikan bahwa cara ini sebaiknya tidak dilakukan saat tengah dalam masa menstruasi ataupun kehamilan.

Minyak jarak akan dapat merangsang pengeluaran darah sehingga bisa menyebabkan pendarahan. Penggunaan minyak jarak sendiri akan bisa memecahkan kista dengan alami dan membersihkan semua jaringan yang sebelumnya mengganggu.

Ambil handuk kecil lalu berikan minyak jarak sebanyak beberapa tetes saja. Letakkan pada perut kemudian tutupi menggunakan handuk lain yang lebih tebal. Bisa juga diletakkan botol air hangat di atas handuk tebal tersebut. Biarkan selama 30 menit dan ulangi hingga dua kali sehari.

2. Cuka Sari Apel

Cuka Sari Apel
Cara mengobati kista ovarium secara alami berikutnya adalah dengan menggunakan cuka sari apel. Kalium yang terkandung dalam cuka sari apel akan bisa melarutkan kista yang ukurannya masih kecil.

Selain itu, cuka sari apel juga diketahui memiliki kandungan nutrisi yang sangat diperlukan tubuh. Masukkan cuka sari apel sebanyak dua sendok ke dalam segelas air hangat. Aduk merata lalu minum ramuan tersebut. Konsumsi teratur dua kali sehari namun hindari saat tengah dalam masa menstruasi karena bisa menyebabkan pendarahan berat.

3. Buah Bit
Buah BitBuah bit termasuk dalam salah satu cara mengobati kista ovarium secara alami. Buah satu ini akan dapat membantu mengeluarkan racun dari tubuh sekaligus merawat organ hati karena kandungan senyawa betasianin di dalamnya. Buah bit juga memiliki sifat asam yang bisa mengeluarkan kista dari dalam tubuh.

Campurkan buah bit dengan strawberry, wortel serta jambu merah kemudian blender hingga halus. Hindari penggunaan gula karena dapat mengurangi khasiat jus buah bit ini. Konsumsi teratur agar didapat hasil maksimal.

4. Garam Epsom
cara mengobati kista ovarium secara alamiCara mengobati kista ovarium secara alami yang cukup unik adalah melalui penggunaan garam Inggris atau yang dikenal juga sebagai garam epsom. Mandi menggunakan garam ini akan dapat mengurangi nyeri yang dirasa serta mengecilkan kista.

Magnesium dalam garam epsom juga dapat membuat otot pinggul lebih santai. Campurkan garam ini ke dalam bak mandi yang telah diisi air hangat. Aduk hingga garamnya larut dan rendam tubuh di dalamnya selama kira-kira 1 jam. Ulangi dua kali sehari saat mandi.

5. Kacang Almond
Kacang AlmondKacang almond selama ini banyak dikonsumsi oleh ibu hamil karena kandungan yang sangat baik guna menambah nutrisi ibu serta jabang bayi. Selain itu, ternyata kacang almond memiliki khasiat lain, yaitu menyembuhkan kista.

Di dalam kacang almond terkandung magnesium yang akan bisa mengurangi rasa sakit yang disebabkan adanya kista. Olahan almond seperti minyak esensial akan dapat digunakan untuk mengompres perut. Susu almond tanpa gula sangat baik dikonsumsi untuk mengurangi rasa sakit saat menderita kista. Konsumsilah kacang ini maupun produk olahannya tiap hari tanpa menambahkan gula ke dalamnya.

6. Teh Chamomile
Teh ChamomileMinuman teh telah terbukti kaya akan antioksidan serta berperan dalam melawan sel kanker. Salah satunya adalah teh chamomile yang dapat mengurangi rasa sakit dan menenangkan tubuh.

Cara pembuatannya sama saja seperti teh pada umumnya. Seduh teh chamomile dalam segelas air panas. Jangan tambahkan gula, sebaiknya ganti gula dengan madu. Minum ramuan ini tiap hari untuk pengobatan kista yang maksimal.

Itulah ragam cara mengobati kista ovarium secara alami. Kita bisa melakukannya sendiri di rumah. Pastikan untuk mendapat arahan lebih lanjut dari dokter sebelum menjalankannya sehari-hari. Selain itu, pastikan juga untuk hanya menggunakan bahan-bahan alami terbaik agar manfaat yang didapat bisa semakin optimal.

Mengobati Kista Secara Tradisional Ini Dia 5 Caranya

Mengobati Kista Secara Tradisional Ini Dia 5 Caranya

Mengobati Kista Secara Tradisional – Penyakit kista selama ini banyak menghantui kaum hawa karena menyerang organ reproduksi serta menyebabkan kemandulan. Ksita sendiri adalah tumor yang wujudnya seperti cairan kental serta berpotensi menjadi nanah. Kista seringkali menyerang wanita di masa menopause.

Kista yang ringan akan mengecil atau bahkan hilang saat wanita tengah hamil serta melahirkan. Inilah mengapa wanita yang sudah memasuki masa menopause akan memiliki potensi lebih besar untuk terserang kista.

Sementara kista yang sudah besar akan dapat pecah dan menyebabkan terjadinya pendarahan disertai rasa nyeri hebat. Walau umumnya pengobatan kista adalah melalui prosedur bedah, namun cara-cara mengobati kista secara tradisional juga banyak dilakukan.

5 Cara Mengobati Kista Secara Tradisional

1. Daun Mahkota Dewa

Mengobati Kista Secara TradisionalTanaman satu ini telah lama dikenal akan khasiatnya dalam mengobati aneka penyakit serius, termasuk kista. Buahnya berbentuk bulat dan berwarna merah. Kandungan di dalamnya antara lain adalah polifenol, antioksidan serta alkoid yang bisa melawan sel kanker.

Daun mahkota dewa juga kaya akan antibakteri serta dapat meningkatkan sistem imunitas pada tubuh. Konsumsi mahkota dewa secara teratur termasuk dalam cara mengobati kista secara tradisional. Ramuan berbahan mahkota dewa juga dapat dibuat sendiri di rumah.

Rebus 30 gram daun mahkota dewa, 5 gram buah mahkota dewa serta 50 gram temu mangga dalam 800 cc air hingga tersisa separuh airnya. Konsumsi rebusan ini dua kali sehari.

2. Benalu Teh

Benalu TehCara tradisional mengobati kista selanjutnya adalah dengan menggunakan benalu teh. Benalu teh telah terkenal akan manfaatnya dalam mengobati penyakit kista. Di dalamnya terkandung sifat anti alergi yang akan mencegah terjadinya penggumpalan darah serta menjadi zat anti kanker.

Benalu sendiri ialah tanaman yang hidupnya menumpang pada tanaman lain. Benalu teh kaya akan flavonoid yang akan menyembuhkan kista dengan mudah. Rebus 800 cc air dan masukkan 60 gram benalu teh dengan 30 gram rumput mutiara. Masak hingga mendidih lalu biarkan sampai dingin. Saring ramuan dan konsumsi dua kali sehari.

3. Kunyit Putih

Kunyit PutihKunyit sudah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang kaya akan khasiat, salah satunya adalah pengobatan kista secara tradisional. Terdapat dua jenis kunyit yang umum beredar di pasaran, yaitu kunyit putih serta kunyit kuning. Selama ini mungkin kita hanya mengenal jenis kunyit kuning.

Sebagai pengobatan kista, kunyit putih-lah yang digunakan. Zat flavonoid serta anti peradangan dalam kunyit putih akan dapat membantu pengobatan kista. Rebus 1 liter air bersama 10 gram kunyit putih, 5 gram temu putih, 30 gram cakar ayam, 10 gram pegagans erta 10 gram tapak liman hingga air tersisa setengahnya. Konsumsi ramuan ini tiga kali dalam sehari.

4. Rumput Mutiara

Rumput MutiaraTanaman perdu liar ini juga sudah banyak dimanfaatkan sebagai salah satu cara mengobati kista secara tradisional. Cara pengolahannya sangat mudah. Siapkan 30 gram rumput mutara serta 5 gram buah mahkota dewa. Rebus keduanya dalam 600 cc air sampai ramuan tersisa separuhnya. Biarkan hingga dingin lalu saring dan konsumsi dua kali sehari.

5. Teripang

TeripangTeripang ialah hewan laut yang biasa ditemukan di Lautan Hindia. Teripang sudah biasa dijadikan obat untuk beragam penyakit, salah satunya kista. Bahkan, sudah banyak beredar obat herbal untuk kista yang memiliki kandungan teripang emas di dalamnya. Pengujian ilmiah terhadap teripang membuktikan bahwa hewan laut satu ini sangat ampuh dalam melawan penyakit kista secara alami.

Demikian beberapa cara pengobatan kista secara tradisional yang bisa kita lakukan. Perlu dipahami juga bahwa cara-cara di atas harus dilakukan atas petunjuk dan izin dari dokter agar tetap terjamin aman dan efektif.

Bahan-bahan yang digunakan juga harus memiliki kualitas baik dan bukan tanaman herbal yang sudah rusak agar khasiatnya maksimal. Pengobatan secara tradisional ini mungkin akan butuh waktu lebih lama dibanding pengobatan medis melalui prosedur bedah, namun layak dicoba karena masing-masing terbukti keamanannya.

Mengobati Kista Secara Tradisional ini juga lebih murah serta bisa dilakukan di rumah saja sehingga akan lebih menghemat waktu, biaya dan tenaga.

10 Cara Tradisional Mengobati Kista Yang Harus Diketahui

10 Cara Tradisional Mengobati Kista Yang Harus Diketahui

Dalam dunia medis, penyakit kista akan dapat disembuhkan lewat prosedur bedah. Akan tetapi, operasi ini sendiri telah lama dikenal memiliki banyak resiko serta efek samping.

Di samping itu, biaya yang diperlukan juga tidak sedikit. Oleh karena itulah tak ada salahnya apabila kita mencoba 10 cara tradisional mengobati kista di bawah ini. Cara-cara ini terbilang alami sehingga tetap aman dan pastinya lebih terjangkau.

10 Ragam Cara Tradisional Mengobati Kista

1. Teripang
Cara Tradisional Mengobati KistaHewan laut yang juga dikenal dengan nama sea cucumber ini sangat terkenal akan manfaatnya dalam mengobati aneka penyakit berbahaya. Teripang biasanya akan ditemukan di dasar lautan terutama di Lautan Hindia.

Hasil penelitian membuktikan bahwa teripang memiliki ragam senyawa yang bisa membunuh sel-sel abnormal, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membantu produksi kolagen.

Tidak jarang apabila orang-orang memanfaatkan ekstrak teripang dalam penyembuhan kista. Jenis spesies yang sering digunakan ialah teripang emas. Sudah banyak beredar obat herbal dengan kandungan ekstrak teripang emas di toko-toko online maupun apotek. Namun pastikan produk tersebut asli sebelum mengonsumsinya.

2. Buah Bit
Buah BitBuah yang asalnya dari kelompok umbi-umbian ini bisa pula dijadikan alternatif untuk obat alami kista. Warnanya merah menyala dan bentuknya seperti ubi jalar. Di dalamnya terkandung aneka nutrisi yang dibutuhkan tubuh, mulai dari vitamin C, vitamin B6, asam folat, vitamin A, zat antioksidan serta mineral yang cukup tinggi.

Tidak heran jika buah bit menjadi salah satu cara tradisional mengobati kista. Konsumsi buah bit akan dapat menghancurkan kista. Pengolahannya cukup sederhana, yaitu dengan cara direbus, dibuat jus ataupun dikukus.

3. Mahkota Dewa
Mahkota DewaDaun mahkota dewa sudah lama dikenal sebagai salah satu tanaman herbal dengan sejuta khasiat. Tumbuhan ini sendiri seringkali digunakan sebagai tanaman hias serta pelengkap di kebun. Padahal, manfaat dari daun mahkota dewa sangat besar bagi kesehatan.

Mahkota dewa kaya akan kandungan flavonoid, antioksidan serta polifenol yang bisa memerangi tumor serta mengurangi efek peradangan. Masyarakat biasanya akan mengolah mahkota dewa dengan cara merebus daun serta buah yang sudah kering, kemudian mengonsumsi rebusannya.

Penting dijadikan catatan bahwa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi rebusan daun mahkota dewa.

4. Jahe
JaheCara tradisional mengobati kista selanjutnya ialah dengan menggunakan jahe. Cara pengolahannya pun sederhana, cukup buat wedang atau minuman panas dari jahe. Minuman ini tak sekedar bisa membuat pikiran kembali segar, namun juga memerangi kista yang ada dalam tubuh.

Studi membuktikan bahwa jahe mengandung senyawa aktif yang bisa menghilangkan rasa sakit serta meredakan peradangan. Membuat wedang jahe tidaklah sulit. Kita hanya perlu mempersiapkan 50 gram jahe lalu bersihkan dan memarkan. Letakkan dalam gelas seduh dan seduh menggunakan air hangat. Pengobatan kista menggunakan jahe dosisnya adalah satu gelas per hari.

5. Kacang Almond
Kacang AlmondPenikmat kacang almond bisa berbahagia karena kandungan vitamin E di dalamnya akan dapat menjadi alternatif obat kista. Tidak hanya itu, antioksidan dalam kacang ini juga terbilang tinggi.

Kita hanya butuh menjadikannya sebagai camilan tiap hari. Perlahan, gumpalan kista akan luruh. Kacang almond juga memiliki manfaat lain, yaitu meredakan nyeri perut serta menangkal radikal bebas.

6. Teh Chamomile
Teh ChamomilePernah mendengar teh chamomile? Teh herbal satu ini memang belum begitu populer di Indonesia. Padahal, teh chamomile adalah salah satu cara tradisional mengobati kista. Efek yang didapat dari konsumsinya adalah relaksasi serta melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Masukkan dua hingga tiga sendok teh kering chamomile dalam cangkir dan seduh menggunakan air panas. Aduk rata dan saring agar sarinya bisa diperoleh. Bisa juga ditambahkan madu ke dalamnya agar lebih bermanfaat. Konsumsi teh ini tiap pagi dan sore guna mempercepat penyembuhan kista.

7. Buah Naga
Buah NagaSiapa tak kenal buah impor asal Meksiko ini? Buah naga memiliki sangat banyak kandungan yang bermanfaat, mulai dari vitamin C, vitamin B3, vitamin B12 hingga aneka mineral seperti kalium, sodium serta kalsium.

Buah naga turut diperkaya pula akan protein dan serat yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Antioksidan dalam buah naga juga telah dibuktikan ampuh menyembuhkan ragam penyakit kanker, kista hingga jantung. Konsumsi buah naga akan dapat membantu proses penyembuhan penyakit kista.

8. Garam Inggris
Garam InggrisCara tradisional mengobati kista berikutnya adalah dengan menggunakan garam Inggris. Metodenya terbilang unik, di mana kita harus berendam dalam air yang telah dicampur garam Inggris. Garam Inggris sendiri dikenal sebagai garam epsom dan memiliki kandungan senyawa magnesium sulfat cukup tinggi sehingga akan meredakan rasa sakit di otot serta menghilangkan nyeri.

Siapkan bak mandi yang telah diisi air hangat. Tambahkan garam Inggris sebanyak satu cangkir. Bisa juga ditambahkan beberapa tetes minyak esensial guna menambah efek relaksasi. Diamkan kira-kira lima menit lalu rendam perut dan tubuh bagian bawah selama 20 menit saja.

9. Manggis
ManggisBaik buah maupun kulit manggis sama-sama menjadi cara tradisional mengobati kista. Penelitian akan buah manggis yang bermanfaat untuk mengobati kista, tumor serta kanker telah berkali-kali dilakukan.

Terbukti bahwa dalam buah manggis terkandung senyawa xanthone serta polifenol yang dapat menghambat pertumbuhan sel-sel yang abnormal. Penderita kista sangat disarankan untuk mengonsumsi buah ini. Selain daging buahnya, kulit manggis juga memiliki khasiat luar biasa.

Banyak orang yang mengambil ekstrak kulit manggis untuk kemudian dikemas menjadi obat-obatan herbal berkhasiat. Kita juga bisa mengolah kulit manggis sendiri. Rebus kulit manggis kering dan saring lalu konsumsi air rebusan tersebut. Konsumsinya cukup satu hingga dua kali saja dalam sehari.

10. Daun Sirsak
Daun SirsakCara tradisional mengobati kista yang terakhir adalah dengan menggunakan daun sirsak. Daun sirsak telah lama dikenal memiliki khasiat dalam menyembuhkan aneka penyakit serius, termasuk kista. Senyawa aktif dalam daun sirsak di antaranya adalah asam gentistic, asam linoleat, muricapentocin, annomuricin dan lain-lain.

Semuanya terbukti bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membunuh sel-sel kanker. Prosedur pengobatannya sendiri cukup mudah. Kita hanya butuh merebus sekitar 15 lembar daun sirsak dalam panci. Saring lalu konsumsi air rebusannya selagi masih hangat. Pastikan juga kita memilih daun sirsak yang tidak rusak, tidak berlubang, tidak terlalu kering serta tidak terlalu muda.

Itulah 10 cara tradisional mengobati kista. Gejala kista dapat pula dikurangi melalu pengompresan air hangat serta minyak jarak. Namun sebelum kita memutuskan untuk menggunakan langkah-langkah pengobatan tradisional di atas, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter ahli.

Ini penting untuk menghindari resiko serta hal-hal yang tak diinginkan. Pastikan juga kita mengikuti langkah-langkah pengolahan dan anjuran konsumsi secara tepat agar tidak terjadi overdosis. Akan lebih baik lagi jika kita hanya menerapkan satu langkah pengobatan secara berkelanjutan, bukannya berganti-ganti metode pengobatan berkali-kali.

Apa itu Kista: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengobati

Apa itu Kista: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengobati

Informasi Umum Mengenai Kista

Kista adalah kantong-kantong jaringan yang terbentuk di bawah permukaan kulit. Kantong-kantong ini tertutup dan terisi cairan. Walaupun kista tidak berpotensi kanker, kista dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, mungkin menimbulkan rasa sakit jika pecah, mungkin juga menimbulkan radang, dan sangat rentan terkena infeksi.

gambar kista

Kista yang terbentuk di dalam tubuh manusia dapat diakibatkan dari banyak kemungkinan dari kondisi kulit; oleh sebab itu, kista juga memiliki banyak jenis yang berbeda-beda. Termasuk:

 

  • Kista kulit – tidak terasa sakit, benjolan berwarna pada kulit yang dapat timbul di bagian tubuh manapun
  • Kista sebasea – juga dikenal dengan kista epidermoid, ini merupakan kista jinak yang terbentuk pada folikel rambut dan biasanya ditemukan di dada, punggung, atau alat kelamin.
  • Cherry angioma – juga dikenali sebagai bintik Campbell de Morgan, ini adalah benjolan berwarna merah ceri pada permukaan kulit yang biasanya terdapat pada tubuh orang berusia 40 ke atas.
  • Dermatofibroma – benjolan bulat kemerahan atau kecoklatan yang biasanya muncul pada kaki atau lengan. Mereka mungkin terasa seperti benjolan yang keras.
  • Folikulitis – kista yang terbentuk karena radang kantung (folikel) rambut yang sering terjadi pada wajah dan kulit kepala.
  • Keratoacanthoma – adalah kista yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal karena cedera kulit di masa lalu. Keratoacanthoma paling sering terjadi pada orang berusia 60 tahun ke atas dan pada bagian tubuh yang sebelumnya telah mengalami kerusakan akibat sinar matahari.
  • Keratosis pilaris – adalah kista yang berwarna putih atau merah yang memiliki permukaan yang kasar. Mereka sering terjadi pada musim dingin.
  • Lipomas – lipomas adalah tumor yang lambat berkembang, tidak berbahaya, subkutan yang terbentuk dari jaringan lembut, sehingga memberikan mereka sifat lentur. Kista jenis ini paling sering terjadi pada leher, pundak dan badan.

Penyebab Kista Kulit

Kista dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Infeksi
  • Kelenjar minyak yang tersumbat, juga dikenal dengan kelenjar sebaceous
  • Sebuah reaksi terhadap benda lain yang menempel pada kulit, seperti anting
  • Jaringan bekas luka
  • Iritasi kimiawi
  • Gesekan dari pakaian yang ketat
  • Mencukur
  • Pertumbuhan sel yang tidak normal
  • Luka kecil pada kulit
  • Kerusakan karena sinar matahari dari radiasi ultra violet
  • Kulit yang kering
  • Kehamilan dan persalinan
  • Kelompok kista yang berkumpul bersama-sama

Beberapa masalah kesehatan yang sedang dialami juga dapat meningkatkan resiko timbulnya kista pada seseorang; seperti:

  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah
  • Penyakit gula darah (Diabetes)
  • Berat badan berlebih (Obesitas)

Beberapa jenis kista, seperti cherry angioma dan dermatofibromas, memiliki penyebab yang tidak diketahui.

Kista kulit

  • Terasa seperti kacang polong yang ada di bawah kulit
  • Tumbuh dengan lambat atau tidak sama sekali
  • Tidak terasa sakit
  • Memiliki permukaan yang lembut
  • Cenderung berputar ketika ditekan

Kista sebasea

  • Bulat
  • Mungkin terlihat seperti warna kulit atau lebih gelap
  • Menjadi kemerahan dan lebih lembut ketika terinfeksi
  • Dapat mengeluarkan cairan berwarna putih ketika ditekan atau ketika pecah

Dermatofibroma

  • Tumbuh bulat yang berubah warna dari merah ke coklat atau ungu
  • Lembut
  • Sakit
  • Gatal
  • Membuat cekungan ketika pertumbuhannya dihambat

Folikulitis

  • Memiliki papul atau bintil di tengah
  • Memiliki rambut di tengah
  • Beberapa bintik merah di bagian tubuh yang memiliki rambut
  • Kulit yang gatal

Keratoachantoma

  • Tumbuh dengan cepat
  • Benjolan berbentuk kubah dengan diameter sepanjang 1-3 inci
  • Memiliki sumbatan yang keras di tengah

Siapa yang dapat ditemui dan tipe ketersediaan perawatan

Jika Anda memiliki kista atau gumpalan atau benjolan apapun yang tidak normal yang terdapat di bawah kulit, Anda sebaiknya menemui dokter, terlepas dari tingkat bahaya kista yang Anda derita. Hal ini penting untuk memastikan apakah kistanya aman dan terinfeksi atau tidak. Karena sebagian besar kista menghilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu, dokter perawatan utama atau ahli penyakit dalam (internis) Anda akan memberitahu apakah pengobatan dibutuhkan untuk kasus terperinci Anda.

Jika pengobatan dibutuhkan, Anda akan diajukan ke dermatolog, seorang dokter yang khusus mendiagnosa dan mengobati masalah pada kulit.

Anda juga dapat mendatangi ahli kesehatan yang lain tergantung pada tipe dan lokasi kista yang Anda miliki. Contohnya, jika memiliki kista genital, Anda dapat menemui dokter kandungan dan kebidanan (obstetri-ginekolog) untuk perawatan lebih lanjut.

Perawatan juga tergantung pada tipe kista yang Anda miliki:

  • gambar kista kulitKista kulit. Tindakan perawatan akan berdasar pada apakah kista telah terinfeksi atau tidak. Jika tidak terinfeksi, kista akan dengan mudah dikeringkan dengan cara menembusnya dan mengeringkan isinya. Tindakan ini akan langsung mengecilkan ukurannya atau menghilangkan benjolannya secara keseluruhan. Namun, ada kemungkinan kistanya akan kembali. Jika kistanya telah meradang atau terinfeksi, dokter mungkin menyuntikkan obat kortison sebelum mengempiskannya. Jika kista tidak merespon obat-obatan, maka dapat dihilangkan dengan cara bedah.
  • gambar kista sebaseaKista sebasea. Untuk menghilangkan kista sebasea, kantungnya, yang berisi cairan putih, harus dihilangkan. Jika cairannya dikeluarkan tanpa menghilangkan kantungnya, kistanya kemungkinan besar akan kembali lagi. Kista sebasea dapat terinfeksi; jika ini terjadi, dokter akan meresepkan obat antibiotik untuk menyembuhkan infeksinya sebelum mengangkat kistanya.
  • gambar kista cherry angiomaCherry angioma. Sering kali, kista angioma tidak membutuhkan perawatan, tetapi jika mudah berdarah atau penampakannya mengganggu anda karena lokasinya, mereka dapat dihilangkan dengan elektrokauter (membakar dan menghancurkan jaringan) atau dengan bedah laser biasa. Kedua cara perawatan tersebut mungkin dapat meninggalkan bekas luka.
  • Dermatofibroma. Kista ini dapat dihilangkan baik dengan dibekukan menggunakan nitrogen cair dan diratakan atau dengan pembedahan.
  • gambar kista folikulerFolikulitis, pengobatan folikulitis pertama-tama akan berdasarkan apa yang menyebabkan terjadinya infeksi; kondisi ini dapat diobati dengan antibiotik oles atau minum jika infeksi disebabkan oleh bakteri atau dengan krim anti jamur jika penyebabnya adalah infeksi jamur. Sangat penting juga untuk menghindari menggunakan pakaian yang ketat dan mencukur, dan untuk membersihkan area lokasi kista berulang-ulang; langkah-langkah ini akan membantu mencegah kista kembali lagi.
  • Keratoacanthoma. Pertumbuhan kulit ini membutuhkan pengobatan dan pengangkatan sejak dipertimbangkan sebagai kanker kulit tingkat rendah. Pertama, pertumbuhannya dihilangkan baik melalui pembedahan, krioterapi (pembekuan dan penghilangan) atau kuretase (pembakaran dan penggosokan). Kemudian, obat kanker langsung disuntikkan ke dalam luka pertumbuhannya.
  • gambar kista keratosis pilarisKeratosis pilaris. Keratosis pilaris tidak membutuhkan perawatan dokter, tapi kebanyakan orang yang memiliki pertumbuhan ini biasanya membuangnya karena alasan kecantikan.
  • gambar kista lipomaLipomas. Lipomas tidak membutuhkan perawatan, kecuali menekan syaraf, yang dapat mengakibatkan rasa nyeri. Beberapa orang juga meminta perawatan untuk alasan kecantikan, yang mana beberapa dokter meresepkan obat penghilangan standar jika tidak ada diagnosa akurat yang menyebabkan kistanya terbentuk. Jika pertumbuhannya terlalu cepat, liperctomy atau penghilangan dibantu dengan teknik sedot lemak, mungkin dibutuhkan; ini dapat menyebabkan bekas luka kecil pada area yang terinfeksi.

Informasi Jenis Kista diatas umumnya kista yang berkaitan dengan kulit atau tumbuh dibawah lapisan kulit. Jenis kista ini umumnya tidak berbahaya dan tidak mengancam jiwa tapi mengganggu secara estetika, dan apabila meradang atau menyebar dapat mengganggu sistem motorik syaraf penderita contoh sulit menoleh karena kista nya menekan sistem motorik syaraf di bagian leher.

Lalu bagaimanakah dengan kista yang tumbuh pada organ tubuh penting lainnya?

Berikut ini jenis-jenis Kista yang sering kita dapati.

Terdapat banyak sekali jenis kista dengan isi yang berbeda, begitupun dengan cara terbentuknya pada tubuh. Berikut adalah macam-macam kista yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  • gambar kista ovariumKista ovarium
    Kista ovarium adalah benjolan atau kantong berisi cairan yang tumbuh di ovarium atau indung telur wanita. Kondisi ini tergolong umum dialami oleh wanita. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Kemunculan kista ovarium cenderung tidak menyebabkan gejala. Namun jika kista ovarium tumbuh hingga berukuran besar dan pecah, maka dapat menimbulkan gejala yang serius, seperti demam, pingsan, pusing, bernapas dengan cepat, dan nyeri panggul atau perut yang parah.
  • gambar kista epidermoid kista isi rambutKista epidermoid
    Kista epidermoid merupakan pembengkakan jinak yang tumbuh di bawah kulit. Kista ini bisa muncul pada bagian kulit manapun, seperti wajah, leher, kepala, punggung, dan alat vital. Biasanya kista epidermoid jarang menimbulkan masalah. Namun pada beberapa kasus, kista jenis ini dapat mengganggu penampilan, terasa nyeri, pecah, atau mengalami infeksi.
  • gambar kista payudaraKista payudara
    Kista payudara adalah benjolan berisi cairan yang tumbuh pada jaringan payudara. Kista jenis ini umumnya jinak atau tidak berkembang menjadi sel kanker. Dalam beberapa kasus, kista payudara tidak memerlukan penanganan serius, kecuali jika kista semakin membesar dan menimbulkan rasa nyeri.
  • gambar kista ganglionKista ganglion
    Kista ganglion adalah benjolan jinak yang muncul di sepanjang persendian. Biasanya, kista ganglion sering terjadi di pergelangan tangan atau ruas jari tangan. Meskipun jarang terjadi, kista ini bisa muncul di tempat lain, seperti di ujung jari tangan, lutut bagian luar, pergelangan kaki, dan punggung kaki.
  • gambar kista dermoidKista dermoid
    Kista dermoid merupakan pertumbuhan kantong di tubuh secara abnormal yang berisi bermacam-macam struktur jaringan, seperti folikel rambut, kelenjar keringat, gigi, dan jaringan saraf. Kista ini dapat muncul di permukaan kulit ataupun organ lain di dalam tubuh, misalnya tulang belakang, otak, di dalam hidung, rongga sinus, rongga perut, dan indung telur.
  • gambar kista bakerKista Baker
    Kista Baker adalah kantong berisi cairan yang menyebabkan benjolan di belakang lutut. Rasa sakit dari kondisi ini dapat menjadi lebih buruk ketika lutut sering digerakkan. Kista Baker umumnya disebabkan oleh timbunan cairan pelumas sendi (cairan sinovial) yang berlebih pada jaringan lutut. Kondisi ini dipicu oleh sejumlah masalah pada lutut, seperti radang sendi atau robeknya tulang rawan lutut. Pada beberapa kasus, kista Baker tidak menyebabkan rasa sakit, sehingga mungkin Anda tidak menyadarinya. Namun, Anda harus segera ke dokter bila kista Baker memunculkan gejala nyeri dan pembengkakan di belakang lutut yang mengganggu aktivitas.
  • gambar kista bartholinKista Bartholin
    Kista Bartholin adalah pembengkakan atau benjolan pada salah satu maupun kedua kelenjar di sisi vagina. Kista ini dapat terbentuk ketika kelenjar pelumas vagina (kelenjar Bartholin) mengalami penyumbatan. Infeksi kista Bartholin dapat disebabkan oleh infeksi bakteri penyebab penyakit menular seksual (PMS), seperti gonore dan penyakit Chlamydia. Gejala utama dari kista Bartholin adalah pembengkakan di area sekitar vagina. Kista Bartholin dapat menimbulkan rasa sakit bila kista terinfeksi.
  • gambar kista ginjalKista ginjal
    Kista ginjal adalah kantong berbentuk bulat berisi cairan yang terbentuk di dalam ginjal. Kista ginjal yang umum terjadi adalah kista ginjal sederhana. Kista jenis ini merupakan kista jinak dan tidak berkembang menjadi kanker, serta jarang menyebabkan komplikasi serius. Biasanya, kista ginjal sederhana tidak menimbulkan gejala sama sekali. Namun, gejala akan muncul ketika kista tumbuh cukup besar atau sudah terinfeksi. Gejala-gejala tersebut meliputi, demam, rasa nyeri di punggung, pinggang atau perut bagian atas, sering buang air kecil, dan terdapat darah dalam urine.

Selain macam-macam kista di atas, terdapat juga berbagai macam kista lainnya, seperti: kista arachnoid, kista epididimis, kista labial, kista pilonidal, kista nabothi, kista pineal, kista tiroglosal, kista celah brankial, kista koloid, kista mukosa, kista pankreas, kista testis, kista tiroid, kista hati, kista sinus, kista pilar, kista hemoragik, dan kista konjungtiva.

Yang perlu Anda ingat, meski berbagai jenis kista umumnya akan hilang dengan sendirinya, namun segera periksakan diri ke dokter untuk mencegah munculnya komplikasi atau masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Referensi:

  • Warvi W, Gates O. (1943). “Epithelial cysts and cystic tumours of the skin.” The American Journal of Pathology.
  • Stevens D, Bisno A, Chambers H, Everett ED, Dellinger P, et al. “Practice Guidelines for the Diagnosis and Management of Skin and Soft-Tissue Infections.” Clinical Infectious Diseases, Oxford Journals.
  • Luba M, Bangs S, Mohler A, Stulberg D. (2003). “Common Benign Skin Tumours.” American Family Physician.
  • Christenson L, Patterson J, Davis D. (2000). “Surgical pearl: Use of the cutaneous punch for the removal of lipomas.” Journal of the American Academy of Dermatology.
  • Lanigan SW, Robinson TW. (1987). “Cryotherapy for dermatofibromas.” Clin Exp Dermatol.
  • Schwartz RA. (1994). Keratoacanthoma.” Journal of the American Academy of Dermatology.
  • Alodokter.com
  • Docdoc.com

Bagaimana Cara Mengobati Kista

Beberapa jenis kista yang menyerang diatas memang tidak menyebabkan kematian atau mengancam jiwa, namun ketika sakit menyerang rasanya seperti mau mati saja, namun tenang kini telah ada solusinya untuk mengatasi berbagai jenis kista dimanapun letaknya hingga tuntas tanpa bekas sampai ke akarnya tidak akan tumbuh lagi yaitu dengan menggunakan Ling Shen Yao, sejauh ini banyak sekali penderita kista, miom, kanker, tumor, endometriosis dari berbagai macam tingkatan dan stadium penyakitnya.

Anda dapat mendownload berbagai macam kisah sukses di halaman download, atau bisa mengunjungi tautan ini.

Catatan: Semua kesaksian yang ada didalam halaman download adalah pengguna Ling Shen Yao yang secara sukarela memberikan testimoninya dan tertulis diatas materai, apabila Anda menemukan informasi testimoni yang mirip namun menggunakan produk lain, maka dapat dipastikan itikad yang tidak baik dengan memberikan testimoni palsu, karena mereka mencuri testimoni produk kami dan mengklaim menggunakan produk mereka.

Semoga bermanfaat, silakan like atau bagikan kepada mereka yang membutuhkannya, Terimakasih.